Sebuah Jilbab Seribu Kebaikan
“ Assalamualaikum. Selamat pagi anak-anak.” Ucapnya dengan senyuman manis. Tepat saat panas yang terik, pelajaran terakhir membuat penat semua siswa didalam sekelasku. Apalagi waktu itu pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah pelajaran terakhir. Pelajaran ini membuat aku dan teman sekelasku mengantuk dan ingin cepat pulang, karena guru yang mengajar dikelasku hanya berbicara-bicara yang membuat kami mengantuk. Tapi disiang itu, guru yang biasa mengajar kami digantikan dengan seorang perempuan berpakaian tertutup dengan jilbab yang hampir menutup tubuh bagian atasnya. Wajahnya sangat bersih dan putih, jerawat, noda hitam atau keriput didaerah tertentu tidak nampak sama sekali, dia guru tercantik yang pernah kulihat. Tak lama setelah memberi salam, beliau menaruh buku mengajarnya dan langsung berdiri memperkenalkan dirinya… “ Assalamualaikum, anak-anak.” Ucapnya. “ Walaikumsalam.” Sahut kami dengan serentak. “ Perkenalkan nama ibu, Khadijah Muslimah. Ibu berasal dari universitas Ka...